Cara Mengatasi Sembelit Pada Anak

Beritane.com – Cara Mengatasi Sembelit Pada Anak.

Sulit buang air besar (BAB) merupakan kondisi yang sering terjadi, dan setiap orang tentu pernah mengalaminya, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Sembelit sering disebut juga dengan istilah Konstipasi yaitu suatu kondisi di mana kita kesulitan dalam buang air besar (BAB).

Pada anak-anak, kondisi ini begitu menganggu. Perut bisa terasa sakit dan anak mengalami kesulitan untuk mengeluarkan fesesnya yang sudah menumpuk dan keras.

“Ketika feses mengeras dan anak mengalami kesulitan BAB, perut akan terasa sakit. Itu bisa saja mengurangi keinginan anak untuk BAB

Sakit perut, kembung, kehilangan nafsu makan dan menangis ketika mengeluarkan tinja adalah gejala umum dari konstipasi pada balita.

BAB merupakan fase akhir dari proses pencernaan. Ketika sisa-sisa makanan yang sudah termetabolisme oleh tubuh mengalami berbagai proses, ampasnya akan dikeluarkan dalam bentuk feses.

Ada banyak penyebab konstipasi atau keluhan sembelit yang dialami anak dapat di antaranya:

  • Terlalu banyak minum susu atau kurang asupan makanan yang mengandung serat
  • Kurang minum air putih
  • Ketidakstabilan kondisi psikis anak atau stress
  • Kurang bergerak atau kurang olahraga

Apakah anak boleh diberi obat sembelit?

Minum obat memangh cara paling mudah dan cepat untuk mengatasi sembelit pada anak.

Obat yang dikenal dengan obat pencahar mudah ditemukan di apotek maupun toko obat, yang mana anak-anak boleh-boleh saja minum obat pencahar.

Obat sembelit bagi anak biasanya dibedakan menjadi dua berdasarkan cara kerjanya.

Pertama, obat akan melunakkan tinja agar lebih mudah dikeluarkan, dan kedua, obat merangsang gerakan usus agar feses dapat keluar dengan lebih mudah.

Obat sembelit pelunak tinja

Ada beberapa obat sembelit yang tergolong pelunak tinja antara lain laktulosa, minyak mineral, dan docusate.

Laktulosa merupakan pilihan pelunak tinja yang umum digunakan di Indonesia.

Obat pencahar laktulosa dan minyak mineral berbentuk cair, sehingga dapat dicampur dengan jus atau minuman favorit anak.

Sementara obat docusate memiliki 3 bentuk, yaitu tablet, kapsul, dan air.

Docusate cair bisa dipilih untuk anak usia di bawah 3 tahun, dan tentunya harus melalui resep dokter.

Obat sembelit pendorong tinja

Obat sembelit pendorong tinja bekerja dengan cara merangsang pergerakan usus untuk mengeluarkan tinja.

Bisacodyl dan Senna merupakan beberapa contoh obat sembelit jenis ini.

Kedua obat pencahat tersebut sebaiknya diberikan pada malam hari sebelum tidur agar anak bisa BAB pada pagi harinya.

Bisacodyl atau Senna sebaiknya tidak digunakan untuk jangka panjang dan harus melalui resep dokter.

Senna juga tidak disarankan untuk diberikan pada anak berusia di bawah 6 tahun.

Obat sembelit dalam bentuk obat pencahar memang dapat mengatasi sembelit pada anak.

Sebaiknya sebelum memberikan obat pencahar kepada anak, terlebih dahulu Anda harus berkonsultasi dengan dokter anak.

Dan jangan lupa baca dahulu dengan cermat aturan minum obat yang biasanya tercantum di bungkus kemasan.

Bila perlu catat apa yang diarahkan dokter maupun apoteker.

Namun sebelum memberi obat kimia kepada anak anda, Anda dapat mencoba pengobatan tradisional ini.

Cara Mengatasi Sembelit Pada Anak

Berikut beberapa makanan yang kaya akan serat dan air untuk mencegah sembelit atau konstipasi pada anak.

1. Labu
Labu sangat kaya akan air. Serat yang tinggi dan kadar air dalam labu membuatnya menjadi makanan sehat untuk meringankan sembelit pada balita.

Tambahkan labu pada menu makanan si kecil. Maka ia dapat mengeluarkan tinjanya dengan lancar.

2. Sayuran Hijau
Sayuran berdaun hijau seperti bayam, brokoli dapat dicerna dengan mudah.

Selain itu sayuran hijau juga kaya serat dan air. Ini adalah cara mudah untuk meringankan sembelit pada anak-anak.

3. Buah-buahan
Menambahkan beberapa buah-buahan yang kaya dengan kandungan air dalam menu makan anak Anda adalah ide yang baik.

Buah-buahan seperti buah, semangka kaya akan air, akan memperlancar pengeluaran tinja anak Anda.

Menambahkan beberapa buah jeruk seperti jeruk adalah pilihan yang lebih sehat. Selain itu, jeruk kaya akan serat yang dapat meningkatkan gerakan usus.

4. Yogurt
Yogurt tidak hanya memberikan efek pendinginan, tetapi juga membantu anak-anak mengobati konstipasi.

Produk susu juga kaya akan vitamin dan mineral yang dibutuhkan untuk perkembangan anak.

5. Air
Kekurangan cairan pada tubuh dapat membuat anak mengalami konstipasi. Anak-anak biasanya tidak ingat untuk minum air apalagi ketika sedang bermain.

Jadi, pastikan Anda memberikan cairan sehat seperti jus buah dan air. Air dapat mndorong tinja melewati usus.

6. Tepung Terigu dan gandum
Ini adalah salah satu makanan yang paling sehat dan efektif untuk meringankan sembelit pada balita.

Tambahkan makanan atau kue yang terbuat dari tepung terigu atau gandum juga akan meningkatkan kesehatan anak Anda

Upaya Mengantisipasi Sembelit Secara Alami

Untuk mengantisipasi agar anak tidak sembelit, anda dapat melakukan perawatan di rumah untuk mengatasinya, misalnya dengan:

1. Memberi anak makanan yang banyak mengandung serat

Konsumsi makanan kaya akan serat, seperti kacang-kacangan, biji-bijian, serta buah dan sayur, dapat menjadi langkah sederhana namun efektif dalam mengatasi sembelit pada anak.

Mengonsumsi cukup serat akan membuat tinja anak lebih lunak dan lebih mudah dikeluarkan.

Selain itu, aneka makanan berserat di atas juga mengandung banyak nutrisi, misalnya vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh anak.

2. Memenuhi kecukupan cairan pada tubuh anak

Ketika anak kurang minum, tekstur tinjanya akan menjadi lebih keras, sehingga lebih sulit untuk dikeluarkan pada saat buang air besar BAB.

Oleh karena itu, Anda perlu memenuhi kebutuhan cairan kepada anak setiap harinya.

Dengan memberikan anak cukup minum air putih, tekstur tinjanya akan menjadi lebih lunak, sehingga proses buang air besar menjadi lebih mudah.

3. Mengurangi pemberian susu sapi

Sebagian anak yang mengalami sembelit akibat intoleransi laktosa atau alergi terhadap susu sapi yang dikonsumsinya.

Jika Anda mengetahui anak sering mengalami sembelit setelah ia minum susu sapi, maka sebaiknya hentikan pemberian susu tersebut untuk sementara waktu.

Untuk memilih jenis susu yang cocok bagi perkembangan anak, maka ada baiknya anda berkonsultasi ke dokter spesialis anak.

Cara Mengatasi Sembelit Pada Anak

4. Mengajak anak untuk terus beraktivitas

Berikan anak waktu untuk bermain secara aktif setiap harinya, untuk menjaga pergerakan usus dan melancarkan proses pencernaan.

5. Memberi makan anak secara terjadwal

Makan secara teratur mampu merangsang gerakan saluran cerna anak, sehingga anak juga terbiasa untuk buang air besar secara rutin.

Salah satu cara sederhana yang bisa dilakukan adalah dengan membiasakan memberikan anak sarapan setiap pagi.

6. Biasakan untuk anak ke toilet

Toilet training baik dilakukan terutama setelah ia makan atau saat anak merasa ingin buang air besar BAB.

Anak biasanya menahan untuk pergi ke toilet karena takut ke toilet sendiri atau tidak nyaman dengan kondisi toilet.

Pastikan anak tidak menahan buang air besar BAB agar tinjanya tidak mengeras dan sulit dikeluarkan.

Baca Juga: Upaya pencegahan Penyakit Covid-19

Demikian ulasan terkait Cara Mengatasi Sembelit Pada Anak, Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.