Cara Pengajuan Cuti Sakit bagi Pegawai Negeri Sipil

Beritane – Cara Pengajuan Cuti Sakit bagi Pegawai Negeri Sipil

Sesuai ketentuan Pasal 310 Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil.

Dinyatakan bahwa cuti Pegawai Negeri Sipil terdiri atas cuti tahunan, Cuti Sakit, cuti sakit, cuti melahirkan. Cuti karena alas an penting, cuti bersama, dan cuti di luar tanggungan negara.

Maka Kepala BKN menerbitkan Peraturan Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2017 Tentang Tata Cara Pemberian Cuti Pegawai Negeri Sipil.

Lampiran Peraturan Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2017 Tentang Tata Cara Pemberian Cuti Pegawai Negeri Sipil.

Dan pada kesempatan ini admin akan berbagi cara pengajuan Cuti Sakit bagi Pegawai Negeri Sipil.

Cuti adalah keadaan tidak masuk kerja yang diizinkan dalam jangka waktu tertentu yang merupakan hak bagi setiap Pegawai Negeri Sipil.

Sedangkan Pegawai Negeri Sipil yang selanjutnya disingkat PNS adalah warga negara Indonesia yang memenuhi syarat tertentu.

Diangkat sebagai Aparatur Sipil Negara yang selanjutnya disingkat pegawai ASN secara tetap oleh pejabat Pembina kepegawaian untuk menduduki jabatan pemerintahan.

Pejabat Yang Berwenang Memberikan Cuti adalah Pejabat Pembina Kepegawaian yang selanjutnya disingkat PPK.

Yaitu pejabat yang mempunyai kewenangan menetapkan pengangkatan, pemindahan, dan pemberhentian Pegawai ASN dan pembinaan manajemen ASN.

Cara Pengajuan Cuti Sakit bagi Pegawai Negeri Sipil

1. Setiap PNS yang menderita sakit berhak atas cuti sakit.

2. PNS yang sakit 1 (satu) hari menyampaikan surat keterangan sakit secara tertulis kepada atasan langsung denganmelampirkan surat keterangan dokter.

3. PNS yang sakit lebih dari 1 (satu) hari sampai dengan 14 (empat belas) hari berhak atas cuti sakit, dengan ketentuan bahwa PNS yang bersangkutan. harus mengajukan permintaan secara tertulis kepada Pejabat Yang Berwenang Memberikan Cuti dengan melampirkan surat keterangan dokter.

4. PNS yang menderita sakit lebih dari 14 (empat belas) hari berhak atas cuti sakit, dengan ketentuan bahwa PNS yang bersangkutan harus mengajukan permintaan. secara tertulis kepada Pejabat Yang Berwenang Memberikan Cuti dengan melampirkan surat keterangan dokter pemerintah.

5. Dokter pemerintah sebagaimana dimaksud dalam angka 4 merupakan dokter yang berstatus PNS atau dokter yang bekerja pada unit pelayanan kesehatan pemerintah.

6. Surat Keterangan dokter sebagaimana dimaksud pada angka 3 dan 4 paling sedikit memuat pernyataan tentang perlunya diberikan cuti. lamanya cuti dan keterangan lain yang diperlukan.

7. Hak atas cuti sakit diberikan untuk waktu paling lama 1 (satu) tahun.

8. Jangka waktu cuti sakit sebagaimana dimaksud pada angka 7 dapat ditambah untuk paling lama 6 (enam) bulan apabila diperlukan. berdasarkan surat keterangan tim penguji kesehatan yang ditetapkan oleh menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kesehatan.

9. PNS yang tidak sembuh dari penyakitnya dalam jangka waktu sebagaimana dimaksud pada angka 8, harus diuji kembali kesehatannya oleh tim penguji kesehatan. yang ditetapkan oleh menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kesehatan.

10. Apabila berdasarkan hasil pengujian kesehatan sebagaimana dimaksud pada angka 9 PNS belum sembuh dari penyakitnya. PNS yang bersangkutan diberhentikan dengan hormat dari jabatannya karena sakit dengan mendapat uang tunggu sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Cara Pengajuan Cuti Sakit bagi Pegawai Negeri Sipil

11. PNS yang mengalami gugur kandungan berhak atas cuti sakit untuk paling lama 1½ (satu setengah) bulan.

12. Untuk menggunakan hak atas cuti sakit, PNS yang bersangkutan mengajukan permintaan secara tertulis kepada Pejabat Yang Berwenang Memberikan Cuti.

13. Berdasarkan permintaan secara tertulis, Pejabat Yang Berwenang Memberikan Cuti memberikan cuti sakit kepada PNS yang bersangkutan.

14. Permintaan dan pemberian cuti sakit dibuat menurut contoh dengan menggunakan formulir sebagaimana tercantum dalam Anak Lampiran l.b

15. PNS yang mengalami kecelakaan dalam dan oleh karena menjalankan tugas kewajibannya sehingga yang bersangkutan perlu mendapat perawatan. berhak atas cuti sakit sampai yang bersangkutan sembuh dari penyakitnya.

16. Selama menjalankan cuti sakit, PNS yang bersangkutan menerima penghasilan PNS.

17. Penghasilannya terdiri atas gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan dan tunjangan jabatan. sampai dengan ditetapkannya Peraturan Pemerintah yang mengatur gaji, tunjang&D, dan fasilitas PNS.

Baca:

1. Tata Cara Pemberian Cuti Pegawai Negeri Sipil

2. Cara Pengajuan Cuti Tahunan bagi Pegawai Negeri Sipil

3. Cara Pengajuan Cuti Besar bagi Pegawai Negeri Sipil

4. Cara Pengajuan Cuti Melahirkan bagi Pegawai Negeri Sipil

5. Cara Pengajuan Cuti Karena Alasan Penting bagi Pegawai Negeri Sipil

6. Cara Pemberian Cuti Bersama bagi Pegawai Negeri Sipil

7. Cara Pengajuan Cuti di Luar Tanggungan Negara bagi Pegawai Negeri Sipil

Demikianlah Info terkait Cara Pengajuan Cuti Sakit bagi Pegawai Negeri Sipil, semoga bermanfaat.

Bagi anda yang menginginkan artikel terbaru dari beritane.com. silahkan klik pada Notify me of new post by email yang ada di bawah artikel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.