Contoh Tata Tertib Sekolah Dasar (Tatib SD)

Beritane.com – Contoh Tata Tertib Sekolah Dasar (Tatib SD) .

Pembinaan kesiswaan adalah suatu pengelolaan kegiatan secara sistematis dan terpadu yang mencakup keberadaan peserta didik sesuai nilai-nilai luhur Pancasila yang dilakukan oleh pemangku kepentingan pendidikan.

Maksud pembinaan kesiswaaan adalah mengusahakan agar siswa dapat tumbuh dan berkembang sebagai manusia Indonesia seutuhnya sesuai dengan tujuan pendidikan nasional yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Tujuan Umum pembinaan kesiswaan :

a. Mengembangkan potensi siswa secara optimal dan terpadu yang meliputi bakat, minat,     dan kreativitas;

b. Memantapkan kepribadian siswa untuk mewujudkan ketahanan sekolah sebagai lingkungan pendidikan sehingga terhindar dari usaha dan pengaruh negatif dan bertentangan dengan tujuan pendidikan;

c. Mengaktualisasikan potensi siswa dalam pencapaian prestasi unggulan sesuai bakat dan minat; d. Menyiapkan siswa agar menjadi warga masyarakat yang berakhlak mulia, demokratis, menghormati hak-hak asasi manusia dalam rangka mewujudkan masyarakat madani (civil society).

Sedangkan Tujuan Khusus pembinaan Kesiswaan adalah:

1.      Meningkatkan peran serta dan membina sekolah sebagai Wiyatamandala sehingga terhindar dari usaha dan pengaruh yang bertentangan dengan kebudayaan nasional.

2.      Menumbuhkan daya tangkal pada diri siswa dari pengaruh negatif yang datang luar maupun dari dalam lingkungan sekolah.

3.      Memantapkan kegiatan ekstrakurikuler dalam menunjang pencapaian kurikulum.

4.      Meningkatkan apresiasi dan penghayatan seni.

5.      Menumbuhkan sikap berbangsa dan bernegara.

6.      Meneruskan dan mengembangkan jiwa, semangat serta nilai-nilai 45.

7.      Meningkatkan kesegaran jasmani dan rohani.

Dalam melaksanakan kegiatan kesiswaan tersebut maka pihak sekolah salah satunya berkewajiban untuk menyusun Tata Tertib Sekolah.

Berikut ini admin bagikan Contoh Tata Tertib Sekolah Dasar sebagai pegangan dalam melaksanakan kegiatan pembinaan kesiswaan.

Contoh Tata Tertib Sekolah Dasar

TATA TERTIB PESERTA DIDIK

Sekolah Dasar …………………………………

I. WAKTU MASUK DAN PULANG

1. Hari Senin, Selasa, Rabu, dan Kamis, sekolah mulai belajar pagi pukul 6.30 – 12.40.

2. Khusus Hari Jumat masuk pukul 6.30 – 10.15.

3. Kelas III & IV masuk pukul 10.00 – 15.25.

4. Untuk Piket Kelas harus datang 15 menit sebelum bel masuk, untuk membersihkan kelas dan halaman teras sekolah serta pulang belakangan untuk membersihkan kelas dan menutup jendela terlebih dahulu.

5. Sebelum masuk kelas, peserta didik berbaris di depan kelasnya masing masing dipimpin oleh ketua kelas.

II. TATA TERTIB BERPAKAIAN

1. Senin – Selasa, pakaian putih merah, berdasi, kaos kaki putih, sepatu hitam, baju dimasukkan, rok wanita di bawah betis.

2. Rabu, kelas I, II, dan III pakaian Pramuka Siaga, kelas IV, V, dan VI pakaian Pramuka Penggalang lengkap.

3. Kamis, baju batik dan bawahan putih, kaos kaki putih, sepatu hitam dan baju dimasukkan.

4. Jumat, baju muslim batik warna hijau, bagi yang nonmuslim baju putih merah, kaos kaki putih dan sepatu hitam.

5. Sabtu, pakaian senam dan membawa pakaian ekstrakurikuler.

6. Rambut harus disisir, wanita diikat rapi, khusus yang putra tidak boleh melebihi daun telinga.

III. TATA TERTIB UPACARA BENDERA

1. Semua peserta didik wajib mengikuti upacara penaikan bendera pada hari Senin.

2. Pembina upacara dipimpin oleh Kepala Sekolah / salah satu Guru.

3. Setiap ketua kelas harus membariskan teman-temannya di lapangan dengan tertib.

4. Petugas upacara harus mempersiapkan naskah-naskah persiapan upacara.

5. Setiap peserta upacara harus tertib, tidak boleh berisik.

6. Selesai upacara, peserta didik langsung mengikuti kegiatan pembelajaran.

IV. TATA TERTIB KELAS

1. Setelah tanda bel masuk dibunyikan semua peserta didik harus sudah berada di kelas.

2. Peserta didik diharuskan berdoa sebelum pelajaran dimulai dan setelah pelajaran berakhir dipimpin oleh ketua kelas.

3. 10 menit setelah bel masuk, guru belum berada di kelas, ketua kelas segera menghubungi guru piket.

4. Peserta didik yang terlambat harus memperlihatkan surat izin dari guru piket sebelum memasuki kelas.

5. Peserta didik yang datang terlambat tanpa alasan yang tepat tidak diperkenankan mengikuti pelajaran jam pertama dan hari berikutnya harus membawa surat keterangan dari orang tua.

6. Tugas yang diberikan guru (PR) setelah dikerjakan harus dimintakan tanda tangan dari orang tua / wali dan tidak boleh mengerjakan PR di sekolah.

7. Selama belajar, peserta didik tidak diperkenankan meninggalkan kelas tanpa seizin guru.

8. Peserta didik yang tidak masuk sekolah, pada hari berikutnya harus membawa surat izin dari orang tua / wali atau pemberitahuan lewat telepon.

9. Peserta didik tidak diperkenankan pindah pindah tempat duduk selama belajar, kecuali selama belajar kelompok.

10. Selama KBM berlangsung, peserta didik tidak diperkenankan bercanda, berisik, dan melakukan kegiatan yang mengganggu proses belajar mengajar.

11. Peserta didik wajib memiliki buku pelajaran bagi yang mampu.

12. Seluruh peserta didik berkewajiban menjaga dan merawat sarana dan prasarana di kelas termasuk meja – kursi, papan tulis, alat kebersihan dan lain lain.

13. Kebersihan, kerapihan dan keindahan kelas menjadi tanggung jawab ketua kelas, guru piket dan seluruh peserta didik

V. TATA TERTIB 7K

1. Semua peserta didik wajib membuang sampah pada tempatnya.

2. Murid yang bertugas menjadi piket pada hari itu wajib menyiram tanaman yang berada di depan kelasnya.

3. Tidak boleh mencoret-coret meja – kursi, menghapus papan kehadiran / ketidakhadiran peserta didik.

4. Membuang sampah pada tempatnya dan memperhatikan kebersihan lingkungan sekitar sekolah.

5. Berperilaku senyum, salam, sapa, sopan, dan santun.

VI. LAIN-LAIN

1. Peserta didik tidak diperkenankan membawa, menggunakan HP berkamera, makan dan tidur di kelas saat belajar.

2. Tidak boleh merokok di sekolah dan di lingkungan sekolah.

3. Tidak boleh merokok dan minum minuman yang beralkohol.

4. Tidak diperkenankan membawa senjata dan sejenisnya.

VII. SANKSI ATAU PELANGGARAN

1. Peserta didik yang melanggar tata tertib akan diberikan teguran/peringatan lisan dari guru (peringatan pertama).

2. Bagi yang masih melanggar, orang tua / walinya akan dipanggil dan mendapat peringatan secara tertulis.

3. Bagi peserta didik yang masih melanggar ketiga kalinya akan diberikan sanksi skorsing selama 3 hari untuk dibina oleh orang tuanya.

4. Sanksi terakhir dikonsultasikan dengan orang tua atau dikembalikan kepada orang tua / wali.

Sumber artikel: Buku Panduan Kerja Kepala Sekolah

Demikianlah ulasan terkait Contoh Tata Tertib Sekolah, semoga bermanfaat.

Bagi Anda yang menginginkan artikel terbaru dari beritane.com. silahkan klik pada Notify me of new post by email yang ada di bawah artikel.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.