Kepemimpinan Perubahan Modul PKKS Terbaru

Beritane.com – Kepemimpinan Perubahan Modul PKKS Terbaru.

Kepemimpinan abad 21 bagi kepala sekolah dapat dilakukan dengan beberapa strategi.

Pertama, kepala sekolah harus mampu melihat peluang dan potensi yang ada dengan mengidentifikasi masalah di sekolahnya sebagai dasar pengembangan sekolah.

Yang terpenting bagi kepala sekolah adalah pelibatan secara aktif pemangku kepentingan (stakeholders) sekolah yaitu guru, Tendik, peserta didik dan orangtua serta pihak terkait di luar sekolah untuk menyelesaikan persoalan sekolah.

Kedua, kepala sekolah dalam perannya sebagai supervisor harus mampu berperan sebagai pemimpin instruksional dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran abad 21 sesuai dengan konsep pendekatan keterampilan berpikir tingkat tinggi (higher order thinking skills).

Ketiga, kepala sekolah sebagai pemimpin pendidikan abad 21 harus mampu mengajak seluruh pemangku kepentingan pendidikan di sekolah baik guru, tenaga kependidikan, maupun orangtua untuk bersama-sama mewujudkan pendidikan yang dinamis sesuai dengan perkembangan industri 4.0.

Keempat, kepala sekolah harus memberikan dukungan semangat dan penghargaan kepada guru, Tendik, dan peserta didik yang telah mencapai hasil atas prestasi, inovasi, dan pencapaian lain.

Kepemimpinan Perubahan Modul PKKS Terbaru

Pada Modul PKKS ini berisi panduan sekaligus salah satu referensi yang dapat digunakan untuk memandu kepala sekolah dalam pengembangan kompetensi dan profesinya

pada pelaksanaan pelatihan penguatan kepala sekolah sebagai salah satu syarat untuk menduduki jabatan kepala sekolah.

Penugasan Kepala Sekolah pada satuan Pendidikan yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah termasuk di daerah khusus dilaksanakan dengan periodisasi.

Setiap masa periode dilaksanakan dalam kurun waktu 4 (empat) tahun.

Setelah menyelesaikan tugas pada periode pertama, Kepala Sekolah dapat diperpanjang penugasannya paling banyak 3 (tiga) kali masa periode atau paling lama 12 (duabelas) tahun.

Penugasan Kepala Sekolah periode pertama pada satuan administrasi pangkal yang sama paling sedikit 2(dua) tahun dan paling lama 2(dua) masa periode atau 8 (delapan) tahun.

Tugas Pokok Kepala Sekolah

Beban kerja Kepala Sekolah sepenuhnya untuk melaksanakan tugas pokok manajerial, pengembangan kewirausahaan, dan supervise kepada Guru dan Tendik.

Beban kerja Kepala Sekolah bertujuan untuk mengembangkan sekolah dan meningkatkan mutu sekolah berdasarkan 8 (delapan) standar nasional Pendidikan.

Dalam hal terjadi kekurangan guru pada satuan pendidikan, Kepala Sekolah dapat melaksanakan tugas pembelajaran atau pembimbingan agar proses pembelajaran atau pembimbingan tetap berlangsung pada satuan Pendidikan yang bersangkutan.

Guna meningkatkan kompetensi kepala sekolah maka perlu dilakukan peningkatan kompetensi kepala sekolah melalui kegiatan Penguatan Kompetensi Kepala Sekolah (PKKS).

Kepemimpinan Perubahan Modul PKKS Terbaru

Kepala sekolah memiliki peran strategis untuk membuat perubahan di sekolah.

Dengan demikian Kepala sekolah sebagai pemimpin dituntut memiliki alternatif solusi yang tepat untuk memperbaiki kondisi sekolah yang ada.

Namun demikian, untuk melakukan perubahan memerlukan pertimbangan dan cara yang tepat.

Jika seorang kepala sekolah melakukan perubahan di sekolah dengan cara yang tidak tepat, bisa menjadi sebuah masalah besar baik bagi kepala sekolah sendiri, guru, staf, dinas pendidikan dan masyarakat luas.

Oleh karena itu, kepala sekolah perlu memadukan konsep, prinsip dan prosedur untuk melaksanakan perubahan di sekolah, sehingga perubahan itu bisa berjalan dengan baik dan alamiah.

Perubahan di sekolah diarahkan pada 3 sasaran, yakni penguatan supervisi akademik di sekolah, pengembangan kapasitas tenaga kependidikan di sekolah dan pengembangan kurikulum di sekolah.

Oleh karena itu materi kepemimpinan perubahan ini dipadukan dengan kepemimpinan pembelajaran.

Kepemimpinan perubahan adalah sebuah upaya untuk menciptakan revolusi dalam perubahan organisasi,

sehingga membawa perubahan yang menjadikan semua komponen dalam organisasi itu menyatu dan saling berempati untuk membawa perubahan agar lebih bermanfaat dan memiliki nilai positif terhadap organisasi.

Kepemimpinan perubahan yang terintegrasi dengan kepemimpinan pembelajaran adalah upaya untuk menciptakan kondisi baru yang lebih baik.

Jika kepemimpinan perubahan dapat diwujudkan di sekolah, maka budaya lama akan tergantikan dengan budaya baru.

Indikator Pencapaian Kompetensi

1) Permasalahan sekolah yang memerlukan intervensi kepemimpinan perubahan dianalisis dengan komprehensif.

2) Kepemimpinan perubahan dalam menyelesaikan permasalahan di sekolah dirancang dengan tepat.

3) Tindakan kepemimpinan pembelajaran yang dilakukan oleh kepala sekolah disusun dalam rangka menuju organisasi pembelajar yang efektif secara menyeluruh.

4) Tindakan kepemimpinan perubahan untuk mendukung peningkatan kualitas sekolah disusun berdasarkan sumber daya sekolah secara optimal.

Cara Penggunaan Modul

1) Modul ini terdiri atas 3 bagian utama, yaitu Pendahuluan, Kegiatan Pembelajaran dan Penutup.

2) Kegiatan Pembelajaran mencakup:

(a). Kegiatan Pembelajaran: Kepala Sekolah sebagai Agen Perubahan,

(b). Kegiatan Pembelajaran: Kepala Sekolah sebagai Pemimpin Pembelajaran, dan

(c). Kegiatan Pembelajaran: Implementasi Kepemimpinan Perubahan.

3) Setiap kegiatan pembelajaran menyajikan informasi tentang:

(a). tujuan pembelajaran;

(b). indikator pencapaian tujuan;

(c). materi pembelajaran dan sumber belajar;

(d). aktivitas pembelajaran;

(e). penguatan;

(f). rangkuman;

(g). refleksi dan tindak lanjut; dan

(h). evaluasi.

4) Waktu untuk mempelajari modul ini adalah 6 jam pelajaran, satu jam pelajaran setara dengan 45 menit.

5) Untuk melakukan kegiatan pembelajaran harus mulai dengan membaca pendahuluan, mengikuti tahap demi tahap kegiatan pembelajaran secara sistematis dan mengerjakan perintah-perintah kegiatan pembelajaran pada Lembar Kerja (LK).

Untuk melengkapi pemahaman, Saudara dapat membaca bahan bacaan dan sumber-sumber lain yang relevan.

6) Aktivitas pembelajaran dilaksanakan melalui berbagai strategi seperti berpikir reflektif, tanya jawab, diskusi, studi dokumen, studi kasus, kerjasama tim, presentasi laporan, refleksi dan kegiatan lain yang relevan.

7) Modul ini disusun dengan mengintegrasikan kecakapan abad 21, yakni literasi, PPK, 4C (critical thinking, creativity, collaborative, and communication) dan Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi (HOTS).

Bagi anda yang membutuhkan Kepemimpinan Perubahan Modul PKKS Terbaru, dapat mengunduhnya di sini.

Baca juga:

1. Modul Literasi Digital

2. Modul Pengembangan RKS

3. Modul Pengelolaan Keuangan

4. Modul Pengelolaan Kurikulum

5. Modul Pengelolaan Sarana dan Prasarana

6. Modul Pengelolaan Peserta Didik

7. Modul Pengelolaan PTK

8. Modul Supervisi dan Penilaian Kinerja Guru

9. Modul Supervisi dan PK Tendik

10. Modul Pengembangan Sekolah

11. Modul Pengembangan Kewirausahaan

12. Modul Pengembangan PKB

Demikian informasi terkait Kepemimpinan Perubahan Modul PKKS Terbaru, semoga bermanfaat.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.