Latar Belakang Munculnya Paham Sosialisme

Sebelum mempelajari tentang Latar belakang munculnya paham sosialisme, terlebih dahulu kita membahas tentang pengertian sosialisme.

Secara etimologis, sosialisme berasal dari bahasa Latin “SOCIUS” yang berarti sahabat atau teman. Istilah ini merupakan suatu prinsip pengendalian harta dan produksi serta kekayaan oleh kelompok.

Sosialisme juga mendasarkan diri pada cita-cita sosial bahwa kekayaan di dunia ini milik bersama, dan pemilikan secara bersama lebih baik daripada pemilikan secara perseorangan, dan keadaan masyrakat dimana hak milik pribadi atas alat-alat produksi telah dihapuskan.

Pengertian sosialisasme menurut para ahli

  • Gerald Braunthal mendefinisikan sosialisme sebagai suatu teori ekonomi dan politik yang menekankan pentingnya peranan Komusial dan Pemerintah dalam menguasai alat-alat produksi dan distribusi barang.
  • Keneth J. Arrow dalam Budiharjo (1984) menyatakan bahwa sosialisme adalah suatu sistem ekonomi dimana sebagian besar keputusan ekonomi diambil dalam satuan yang dikuasai berbagai bagian struktur negara atau para pekerja
  • Teuku May Rudy (1993) menyatakan bahwa sosialisme adalah paham yang beranggapan bahwa kepentingan bersama atau kepentingan umum harus diutamakan dari kepentingan individu.
  • Sutan Syahrir dalam Anwar (1966) menyatakan bahwa sosialisme dalah suatu ajaran dan gerakan untuk mencari keadilan di dalam kehidupan kemanusiaan.

Dilihat dari berbagai pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa pengertian sosialisme adalah suatu paham yang di dalamnya mengkehendaki untuk selalu mengutamakan kepentingan bersama agar terwujud kemakmuran.

 Latar belakang munculnya sosialisme

Sosialisme mengandung unsur protes terhadap ketimpangan sosial, bahwa sosialisme itu sudah ada sejak peradaban Romawi.

Istilah sosialisme baru muncul pertama kali dan dipakai pada 1827 dalam majalah perkoperasian oleh Robert Owen. 

Awal kemunculan sosialisme abad ke 19 dinamakan sosialisme utopis yaitu sosialisme yang didasarkan pandangan kemanusiaan (humanitarianisme) dan meyakini kesempurnaan watak manusia.

Penganut faham ini bercita-cita menciptakan masyarakat sosial dengan jalan damau tanpa kekerasan atau revolusi.

Saat paham kapitalisme berkembang pesat setelah terjadinya revolusi industri pada abad XVIII di mana dengan revolusi industri produksi barang dilakukan dengan mudah dan murah.

Baca juga: https://beritane.com/halayuda-sosok-politikus-licik-dalam-kerajaan-majapahit

Akibatnya terjadi akumulasi modal pada pihak tertentu sehingga memungkinkan pengembangan industri lebih lanjut.

Perkembangan kapitalisme menciptakan polarisasi masyrakat yakni golongan majikan dan buruh atau golongan borjuis dan proletar.

Keadaan ini mengggugah hati setiap orang seperti Robert Owen, Saint Simon. Fourier untuk memperbaikinya.

Mereka terdorong rasa kemanusiaan akan tetapi tapi disertai tindakan dan konsepsi yang nyata mengenai tujuan dan strategi dalam memperbaiki.

Karena itu mereka disebut sosialisme utopi.

Karl Marx banyak mengecam keadaan ekonomi dan sosial di sekelilingnya.

Ia berpendapat bahwa masyarakat tidak dapat diperbaiki secara tambal sulam tetapi dengan cara yang radikal melalui pendobrakan sendi-sendinya.

Untuk itu ia menyusun teori sosial yang didasari hukum-hukum ilmiah yang dapat dilaksanakan.

Untuk membedakan ajaranya dengan sosialisme utopis, maka ajarannya dinamakan sosialisme ilmiah (Scientific Socialism).

Sosialisme ilmiah (Scientific Socialism) merupaka pemikiran yang melawan segala benyuk utopia idealisti atau bentuk perlawanan terhadap idealisme positif.

Pemahaman  Marx terhadap ketimpangan sosial berubah setelah ia menyaksikan revolusi Inggris dan Perancis yang menghantarkannya pada kesimpulan bahwa perubahan mesti dilakukan dengan unsur kekerasan (revolusi).

Baca juga: https://rajapatniinfo.wordpress.com/2020/09/12/kapitulasi-tuntang-1811

Unsur pemikiran dan kebijaksanaan sosialisme ketika lahir di Inggris adalah sebagai berikut:

  1. agama
  2. idealisme etnis dan estetis
  3. empirisme fabian
  4. liberalisme

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.