Penyusunan Rencana Kerja Sekolah/Madrasah Bahan Diklat Cakep

Beritane.com – Penyusunan Rencana Kerja Sekolah/Madrasah Bahan Diklat Cakep.

Dalam rangka peningkatan mutu kepala sekolah/madrasah pemerintah mengeluarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional.

Nomor 28 tahun 2010 tentang Penugasan Guru Sebagai Kepala Sekolah/Madrasah dan telah perbaharui dengan Permendiknas Nomor 6 tahun 2018.

Permendiknas ini memuat tentang sistem penyiapan calon kepala sekolah/madrasah, proses pengangkatan kepala sekolah/madrasah, masa tugas,

Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB), penilaian kinerja kepala sekolah/madrasah, mutasi dan pemberhentian tugas guru sebagai kepala sekolah/madrasah.

Dalam sistem penyiapan calon kepala sekolah/madrasah, peserta yang telah lulus seleksi administrasi dan seleksi akademik,

mengikuti Pendidikan dan Latihan Calon Kepala Sekolah/ madrasah (Diklat Cakep).

Dalam Diklat Calon Kepala sekolah tersebut, peserta mendapat materi-materi yang berkaitan dengan tugas, pokok. dan fungsi kepala sekolah baik bersifat manajerial sekolah maupun kepemimpinan sekolah.

Berkaitan dengan hal tersebut, LPPKS menyiapkan bahan pembelajaran sesuai dengan materi yang dibutuhkan calon kepala sekolah.

Materi ini dirancang untuk pembelajaran mandiri, sehingga calonkepala sekolah dapat menggunakan bahan pembelajaran ini secara aktif.

Dengan harapan pada akhir kegiatan pembelajaran, pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mempersiapkan diri menjadi kepala sekolah menujukkan peningkatan yang signifikan.

Dan pada gilirannya akan dapat dimanfaatkan sebagai dasar pengembangan keprofesian mereka secara berkelanjutan.

Di lingkungan sekolah/madrasah, perencanaan sebagai salah satu komponen yang berfungsi sebagai pengendali manajemen

memegang peran penting dalam upaya kemajuan sekolah. Rencana diibaratkan suatu peta.

Ketika rencana telah dibuat, Peserta dapat selalu melihat sejauh mana kemajuan yang telah dibuat. dan seberapa jauh posisi anda dari tujuan yang telah dicanangkan.

Dengan mengetahui di mana posisi Peserta sekarang, Peserta dapat mengambil keputusan ke mana akan pergi. atau apa yang akan Peserta lakukan berikutnya.

Penyusunan Rencana Kerja Sekolah/Madrasah Bahan Diklat Cakep

Mengingat betapa pentingnya sebuah perencanaan bagi sekolah/madrasah, setiap sekolah/ madrasah membutuhkan perencanaan yang terprogram dan terarah.

Perencanaan meliputi rencana jangka menengah dan pendek. Hal ini diperkuat dengan diterbitkannya

Permendiknas Nomor 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan yang menyatakan bahwa sekolah harus membuat

Rencana Kerja Sekolah yang terdiri dari Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) dan Rencana Kerja Tahunan (RKT).

RKJM menggambarkan tujuan yang akan dicapai dalam kurun waktu empat tahun, sedangkan Rencana Kerja Tahunan (RKT) dicapai dalam kurun waktu satu tahunan.

Permendiknas tersebut juga menyatakan bahwa RKT adalah rencana kerja tahunan sekolah/ madrasah

yang berdasar pada rencana kerja jangka menengah (empat tahunan) yang dinyatakan dalam Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah/Madrasah (RKA-S/M)

sebagai istilah lain dari Rencana Anggaran Penerimaan dan Belanja Sekolah/Madrasah (RAPB-S/M).

Peraturan lain yang mendukung perencanaan program sekolah ini adalah Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan.

pasal 51 menyatakan, bahwa satuan pendidikan harus membuat kebijakan tentang perencanaan program dan pelaksanaannya secara transparan dan akuntabel.

Kebijakan pendidikan sebagaimana dimaksud pada pasal 51, oleh satuan pendidikan anak usia dini, satuan pendidikan dasar, dan satuan pendidikan menengah dituangkan dalam :

1). rencana kerja tahunan satuan pendidikan;

2). anggaran pendapatan dan belanja tahunan satuan pendidikan; dan

3). peraturan satuan atau program pendidikan.

Seorang calon kepala sekolah/madrasah diharapkan memahami cara penyusunan Rencana Kerja Jangka Menengah dan Rencana Kerja Tahunan.

Dengan memiliki pemahaman terhadap aspek ini, diharapkan calon kepala sekolah/madrasah dapat mengurutkan program prioritas. dan dapat memastikan kemajuan implementasi rencana tersebut.

Selanjutnya kita kaji materi ini lebih jauh, karena mempelajari penyusunan RKT, RKJM dan RKA-S/M merupakan salah satu bekal Saudara

untuk menjadi kepala sekolah/madrasah yang mampu berkontribusi untuk peningkatan mutu sekolah/madrasah melalui perencanaan program. sesuai dengan kebutuhan/kondisi nyata sekolah/madrasah.

Hasil Pembelajaran yang Diharapkan Penyusunan Rencana Kerja Sekolah/Madrasah

Bahan pembelajaran ini diarahkan untuk mencapai target kompetensi yang berkaitan manajerial Adapun hasil pembelajaran yang diharapkan , peserta memiliki kemampuan untuk :

1. menjelaskan konsep Evaluasi Diri Sekolah/Madrasah (EDS/M).

2. menyusun rancangan RKS berdasarkan rekomendasi hasil EDS/M

3. mengkaji RKS di tempat di sekolah magang ke-1 (sekolah sendiri) dan sekolah magang ke-2 (sekolah lain)

Target pencapaian di atas sangat bermanfaat untuk membantu peserta:

a) menilai penguasaan Saudara terhadap materi di atas,

b) membuat rencana individu untuk meningkatkan kompetensi Saudara dalam penyusunan RKS (RKJM, RKT/RKA-S/M)

Tagihan

Untuk mencapai hasil yang diharapkan , Saudara akan diberikan penugasan yaitu :

1. mengkaji Evaluasi Diri Sekolah secara kelompok.

2. Mendiskusikan penyusunan RKS

Selama proses pembelajaran Saudara menyelesaikan tugas dengan tagihan sebagai berikut:

1. Hasil kajian Evaluasi Diri Sekolah/Madrasah.

2. Hasil latihan penyusunan RKS

3. Hasil kajian RKS di tempat di sekolah magang ke-1 (sekolah sendiri) dan sekolah magang ke-2 ( sekolah lain)

Ruang Lingkup Materi Penyusunan RKS/RKM

Untuk membekali calon kepala sekolah/madrasah yang berkaitan dengan penyusunan RKS (RKJM dan RKT/RKAS), ada dua unit kegiatan pembelajaran yaitu:

– Kegiatan belajar 1 : Evaluasi Diri Sekolah/Madrasah (EDS/M)

– Kegiatan belajar 2 : Penyusunan Rencana Kerja Sekolah/Madrasah (RKS/M)

Urutan kegiatan pembelajaran tersebut di atas mewakili urutan prasyarat materi dalam Bahan Pembelajaran ini.

Pada kegiatan pembelajaran-1, peserta akan diminta untuk belajar cara mengisi instrumen EDS/M serta membuat rekomendasi perbaikan dan pengembangan sekolah/madrasah.

Hasil pengisian instrumen ini akan menjadi dasar dalam pembelajaran penyusunan RKS/M (kegiatan pembelajaran 2).

Langkah-Langkah Pembelajaran Penyusunan RKS/RKM

Adapun langkah-langkah yang dilakukan dalam mempelajari materi ini mencakup aktivitas individual dan kelompok.

Di dalam In Service Learning 1, aktivitas individu meliputi:

1. membaca materi

2. merenungkan/menjawab pertanyaan

3. melakukan latihan/tugas/memecahkan kasus

4. melakukan refleksi

5. membaca referensi lainnya

Sedangkan aktivitas kelompok meliputi:

1. mendiskusikan materi dan tugas,

2. sharing pengalaman dalam melakukan latihan dan memecahkan kasus,

3. role play

Aktivitas individu adalah hal yang utama. Adapun aktivitas kelompok lebih banyak digunakan sebagai forum untuk berbagi. memberikan pengayaan dan penguatan terhadap kegiatan yang telah dilakukan oleh masing-masing individu.

Dengan mengikuti langkah-langkah belajar di atas, diharapkan para calon kepala sekolah/madrasah dapat secara individu dan bersama-sama. meningkatkan kompetensinya untuk menyiapkan diri sebagai kepala sekolah/madrasah.

Di dalam On the Job Learning, Jika AKPK saudara yang paling rendah adalah demensi kompetensi manajerial. khususnya pada kompetensi pengelolaan Rencana Kerja Sekolah, peserta harus berupaya meningkatkan kompetensi tersebut disekolah magang ke-2.

Dalam kegiatan In Service Learning 2, peserta diminta untuk memaparkan hasil On the Job Learning di atas. dengan melampirkan semua bukti dan dokumen dalam portofolio.

Materi Penyusunan Rencana Kerja Sekolah/Madrasah Bahan Diklat Cakep selengkapnya dapat anda unduh di sini.

Demikian ulasan Penyusunan Rencana Kerja Sekolah/Madrasah Bahan Diklat Cakep, semoga bermanfaat.

Bagi Anda yang menginginkan artikel terbaru dari beritane.com. silahkan klik pada Notify me of new post by email yang ada di bawah artikel.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.