Standar Penilaian SMK/MAK Sesuai Permendikbud Nomor 34 Tahun 2018

Beritane.com – Standar Penilaian SMK/MAK Sesuai Permendikbud Nomor 34 Tahun 2018

Penilaian merupakan subsistem penting dalam suatu sistem pendidikan.

Penilaian pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan dilaksanakan berdasarkan penilaian berbasis kompetensi,

yang merupakan penilaian berbasis standar dan kreteria yang mampu telusur, dan bersifat partisipatif dari peserta didik.

Penilaian harus dilakukan dengan sebaik-baiknya untuk memperoleh informasi yang valid tentang efektivitas proses pembelajaran dan tingkat pencapaian hasil belajar.

Evaluasi hasil belajar peserta didik dilakukan oleh pendidik untuk memantau proses, kemajuan, dan perbaikan hasil belajar peserta didik secara berkesinambungan.

Evaluasi peserta didik, satuan pendidikan, dan program pendidikan dilakukan oleh lembaga mandiri secara berkala, menyeluruh. transparan dan sistemik untuk menilai pencapaian Standar Nasional Pendidikan.

Penilaian Pendidikan pada jenjang pendidikan dasar dan menengah terdiri atas Penilaian Hasil Belajar oleh pendidik. Penilaian Hasil Belajar oleh satuan pendidikan, dan Penilaian Hasil Belajar oleh Pemerintah Pusat.

Oleh karena itu dalam memastikan pencapaian hasil belajar diperlukan Standar Penilaian Pendidikan.

Standar Penilaian Pendidikan memuat kriteria mengenai prinsip, tujuan, ruang lingkup, mekanisme, prosedur, dan instrumen Penilaian Hasil Belajar peserta didik.

Penilaian hasil belajar peserta didik dilakukan berdasarkan indikator pencapaian Kompetensi Dasar yang dikembangkan dari Standar Kompetensi Lulusan.

Pengertian

1. Standar Penilaian Pendidikan SMK/MAK, yang selanjutnya disebut Standar Penilaian Pendidikan adalah kriteria minimal mengenai lingkup,

tujuan, manfaat, prinsip, mekanisme, prosedur, dan instrumen Penilaian Hasil Belajar peserta didik yang digunakan sebagai dasar dalam Penilaian Hasil Belajar peserta didik.

2. Penilaian Hasil Belajar adalah proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk mendeskripsikan capaian belajar peserta didik.

3. Penilaian Pembelajaran adalah Penilaian Hasil Belajar untuk perbaikan proses pembelajaran.

4. Kriteria Pencapaian Kompetensi adalah penguasaan kompetensi minimal yang ditentukan oleh satuan pendidikan yang mengacu pada Standar Kompetensi Kelulusan.

5. Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia, yang selanjutnya disingkat SKKNI adalah rumusan kemampuan kerja yang mencakup aspek pengetahuan, keterampilan,

dan/atau keahlian serta sikap kerja yang relevan dengan pelaksanaan tugas dan syarat jabatan yang ditetapkan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

6. Skema Sertifikasi adalah paket kompetensi dan persyaratan spesifik yang berkaitan dengan kategori jabatan (okupasi) atau keterampilan tertentu dari seseorang.

7. Rekognisi Pembelajaran Lampau, yang selanjutnya disingkat RPL adalah pengakuan atas capaian pembelajaran seseorang

yang diperoleh dari pendidikan formal, non-formal, informal, dan/atau pengalaman kerja ke dalam pendidikan formal.

Prinsip Penilaian

Penilaian Hasil Belajar peserta didik dilakukan berdasarkan pada prinsip-prinsip sebagai berikut:

1. Sahih, berarti interpretasi hasil penilaian didasarkan pada data yang mencerminkan kemampuan peserta didik. dalam kaitannya dengan kompetensi yang dinilai sebagaimana diamanatkan oleh Standar Kompetensi Lulusan dan turunannya;

2. Objektif, berarti penilaian didasarkan pada prosedur dan kriteria yang jelas dalam pemberian interpretasi, tidak dipengaruhi subjektivitas penilai. dimulai dari pengembangan instrumen penilaiannya sampai dengan analisis hasil penilaian;

3. Adil, berarti penilaian tidak menguntungkan atau merugikan peserta didik karena berkebutuhan khusus serta perbedaan latar belakang agama. suku, budaya, adat istiadat, status sosial ekonomi, dan gender;

4. Terpadu, berarti penilaian mencakup ranah sikap, pengetahuan, dan keterampilan secara terintegrasi dan merupakan komponen yang tak terpisahkan dari kegiatan pembelajaran;

5. Terbuka, berarti prosedur penilaian, kriteria penilaian, dan dasar pengambilan keputusan dapat diketahui oleh pihak yang berkepentingan;

6. Menyeluruh dan berkesinambungan, berarti penilaian mencakup ranah sikap, pengetahuan, dan keterampilan. dengan menggunakan berbagai teknik penilaian yang sesuai, untuk memantau dan menilai perkembangan kemampuan peserta didik;

7. Sistematis, berarti penilaian dilakukan secara berencana dan bertahap dengan mengikuti langkah-langkah baku sesuai tahapan pelaksanaan kurikulum;

8. Beracuan kriteria, berarti penilaian didasarkan pada ukuran Kriteria Pencapaian Kompetensi yang ditetapkan sesuai Standar Kompetensi Lulusan;

9. Akuntabel, berarti hasil penilaian dapat dipertanggungjawabkan, baik dari segi mekanisme, prosedur, teknik, maupun hasilnya;

10. Reliabel, berarti penilaian memberikan hasil yang dapat dipercaya, dan konsisten apabila proses penilaian dilakukan secara berulang dengan menggunakan instrumen setara yang terkalibrasi; dan

11. Autentik, berarti penilaian didasarkan pada keahlian, materi, atau kompetensi yang dipelajari sesuai dengan norma dan konteks di tempat kerja.

Tujuan Penilaian

Penilaian Hasil Belajar peserta didik dilakukan dengan tujuan sebagai berikut:

1. mengetahui tingkat capaian hasil belajar/kompetensi peserta didik;

2. mengetahui pertumbuhan dan perkembangan peserta didik;

3. mendiagnosis kesulitan belajar peserta didik;

4. mengetahui efektivitas proses pembelajaran; dan

5. mengetahui pencapaian kurikulum.

Standar Penilaian SMK/MAK Mekanisme Penilaian

Penilaian Hasil Belajar peserta didik oleh pendidik merupakan penilaian proses pembelajaran (assessment for learning),

penilaian capaian pembelajaran (assessment of learning), dan penilaian sebagai pembelajaran (assessment as learning),

yang dilakukan melalui mekanisme penilaian pembelajaran sebagai berikut:

1. Pendidik menetapkan lingkup penilaian meliputi ranah sikap, pengetahuan, dan keterampilan;

2. Pendidik menyusun perencanaan penilaian dan melaksanakan penilaian; dan

3. Pendidik memanfaatkan hasil penilaian untuk pengambilan keputusan berkaitan dengan peserta didik, perbaikan proses pembelajaran, membuat pelaporan, dan kegunaan lain yang sesuai.

Prosedur Penilaian

Penilaian Hasil Belajar oleh pendidik dilakukan melalui tahapan sebagai berikut:

1. Perencanaan metode dan teknik penilaian oleh pendidik mengacu kepada Standar Kompetensi Lulusan dan turunannya;

2. Penyusunan instrumen penilaian disesuaikan dengan perencanaan metode dan teknik penilaian serta ditelaah/divalidasi oleh sejawat pendidik mata pelajaran yang sama;

3. Pelaksanaan kegiatan penilaian bersifat fleksibel, menggunakan strategi, bentuk, dan teknik yang sesuai;

4. Pendidik memfasilitasi pelaksanaan penilaian mandiri oleh peserta didik pada setiap penyelesaian proses belajar pada setiap unit kompetensi.

Hasil penilaian mandiri diverifikasi oleh pendidik untuk membantu memastikan kesesuaiannya;

5. Analisis hasil penilaian untuk mengetahui level capaian kompetensi dan/atau ketuntasan belajar, kelebihan, dan kekurangan pembelajaran baik tingkat peserta didik maupun tingkat kelas;

6. Pemanfaatan hasil analisis untuk merancang pembelajaran remedial, meningkatkan mutu pembelajaran dan lulusan; dan

7. Pelaporan berbentuk profil pencapaian kompetensi peserta didik dan profil kelas serta angka dan/atau deskripsi capaian belajar.

Standar Penilaian SMK/MAK Bentuk dan Instrumen Penilaian

Penilaian Hasil Belajar peserta didik oleh pendidik dilakukan dengan menggunakan bentuk pengamatan, penugasan, ulangan, dan/atau bentuk lain yang sesuai. Instrumen penilaian terdiri atas tes dan nontes.

Selengkapnya Standar Penilaian SMK/MAK Sesuai Permendikbud Nomor 34 Tahun 2018 dapat anda unduh di sini.

Demikianlah ulasan terkait Standar Penilaian SMK/MAK Sesuai Permendikbud Nomor 34 Tahun 2018, semoga bermanfaat.

Bagi Anda yang menginginkan artikel terbaru dari beritane.com. silahkan klik pada Notify me of new post by email yang ada di bawah artikel.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.