Standar Sarpras SMK/MAK Sesuai Permendikbud Nomor 34 Tahun 2018

Beritane.com – Standar Sarpras SMK/MAK Sesuai Permendikbud Nomor 34 Tahun 2018

Pendidikan kejuruan merupakan pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu.

Sebagai bagian dari Sistem Pendidikan Nasional, SMK/MAK bertujuan untuk menghasilkan tenaga kerja terampil yang memiliki kemampuan sesuai dengan tuntutan kebutuhan dan

persyaratan lapangan kerja, serta mampu mengembangkan potensi dirinya dalam mengadopsi dan beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni.

Pelaksanaan pembelajaran dalam pendidikan nasional berpusat pada peserta didik agar mampu:

(a) belajar untuk beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa,

(b) belajar untuk memahami dan menghayati,

(c) belajar untuk mampu melaksanakan dan berbuat secara efektif,

(d) belajar untuk hidup bersama dan berguna bagi orang lain, dan

(e) belajar untuk membangun dan menemukan jati diri melalui proses belajar yang aktif, kreatif, efektif, dan menyenangkan.

Untuk menjamin terwujudnya hal tersebut diperlukan adanya sarana dan prasarana yang memadai.

Dalam rangka mewujudkan amanat tujuan pendidikan kejuruan tersebut diperlukan sarana dan prasarana yang memadai untuk mendukung terlaksananya kegiatan pembelajaran bermutu.

Sarana dan prasarana tersebut harus memenuhi kriteria minimum yang meliputi:

1. sarana terdiri dari perabot, peralatan pendidikan, media pendidikan, buku dan sumber belajar lainnya, teknologi informasi dan komunikasi, serta perlengkapan lainnya, dan

2. prasarana terdiri dari lahan, bangunan, ruang-ruang, serta instalasi daya dan jasa.

Dengan standar sarana dan prasarana ini, SMK/MAK diharapkan mampu mengembangkan pendidikan kejuruan yang semakin relevan

dengan tuntutan kebutuhan masyarakat yang senantiasa berubah sesuai perkembangan dunia usaha/industri.

Di samping itu, standar ini juga untuk mendukung proses pembelajaran secara teratur dan berkelanjutan.

Pengertian Standar Sarpras SMK/MAK Sesuai Permendikbud Nomor 34 Tahun 2018

Dalam peraturan ini yang dimaksud dengan:

1. Standar sarana dan prasarana adalah standar nasional pendidikan yang berkaitan dengan kriteria minimal

tentang ruang belajar, tempat berolahraga, tempat beribadah, perpustakaan, laboratorium, bengkel kerja, tempat bermain, tempat berkreasi

dan berekreasi, serta sumber belajar lain, yang diperlukan untuk menunjang proses pembelajaran, termasuk penggunaan teknologi informasi dan komunikasi.

2. Sarana adalah perlengkapan dan pendukung pembelajaran yang dapat dipindah-pindahkan.

3. Prasarana adalah fasilitas dasar yang dibutuhkan untuk menjalankan fungsi satuan pendidikan.

4. Ruang adalah tempat yang difungsikan untuk pembelajaran teori dan/atau praktik, baik tempat terbuka maupun tempat tertutup.

CAKUPAN STANDAR SARANA DAN PRASARANA SMK/MAK

Standar sarana dan prasarana SMK/MAK sekurang-kurangnya mencakup:

1. Standar Lahan;

2. Standar Bangunan;

3. Standar Ruang Pembelajaran Umum;

4. Standar Ruang Praktik/Laboratorium Umum;

5. Standar Ruang Praktik/Laboratorium Keahlian;

6. Standar Ruang Pimpinan dan Administrasi; serta

7. Standar Ruang Penunjang.

Lahan merupakan sebidang tanah yang di atasnya terdapat prasarana SMK/MAK meliputi bangunan, lahan praktik, pertamanan, dan fasilitas pendukung pendidikan lainnya.

Sedangkan bangunan merupakan gedung yang digunakan untuk menjalankan fungsi pendidikan.

Ruang pembelajaran umum diperlukan untuk meningkatkan kemampuan peserta didik dalam mengadopsi dan beradaptasi dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni.

Ruang praktik/laboratorium umum untuk meningkatkan kemampuan literasi ilmu-ilmu dasar dan ilmu pengetahuan alam terapan serta

kemampuan dasar bidang keahlian sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.

Ruang praktik/laboratorium keahlian digunakan untuk meningkatkan keterampilan dan keahlian spesifik yang relevan dengan dunia usaha/industri.

Jenis ruang pembelajaran/laboratorium yang diperlukan oleh masing-masing kompetensi keahlian di SMK/MAK

STANDAR SARANA DAN PRASARANA SMK/MAK

Standar sarana dan prasarana ini dipersiapkan oleh SMK/MAK sekurang-kurangnya untuk memenuhi kebutuhan 3 (tiga) rombongan belajar,

dengan asumsi dasar bahwa jumlah peserta didik dalam 1 (satu) rombongan belajar adalah 36 (tiga puluh enam) orang.

Ketentuan dan kriteria dalam standar sarana dan prasarana ini dapat diterapkan dengan menggunakan prinsip proporsional.

A. Standar Lahan

1. Luas lahan minimum dapat menampung sarana dan prasarana untuk melayani minimum 3 (tiga) rombongan belajar.

2. Koefisien Dasar Bangunan maksimum 30% (tiga puluh persen).

3. Lokasi lahan sesuai peruntukan yang diatur dalam peraturan daerah tentang rencana tata ruang wilayah kota/kabupaten,

rencana detail tata ruang kota/kabupaten, atau peraturan zonasi yang mengikat dan mendapatkan izin pemanfaatan tanah dari pemerintah daerah setempat.

4. Lahan relatif datar untuk didirikan bangunan, tidak berbukit atau kontur naik turun secara mencolok/garis kontur terlalu rapat.

5. Lahan tidak berada di dalam garis sempadan sungai/danau/laut, jalur kereta api, atau yang dapat membahayakan/berpotensi merusak sarana dan prasarana,

dan mempunyai akses memadai untuk mobilitas peralatan pemadam kebakaran.

6. Status kepemilikan/pemanfaatan hak atas tanah tidak dalam sengketa, dan memiliki sertifikat tanah atau

izin pemanfaatan dari pemegang hak atas tanah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku untuk jangka waktu minimum 10 (sepuluh) tahun.

B. Standar Bangunan

1. Penentuan luas bangunan SMK/MAK mengacu pada beberapa hal sebagai berikut:

a. Proyeksi jumlah peserta didik,

b. Jenis ruang pembelajaran dan ruang penunjang pembelajaran, dan.

c. Luas area sirkulasi beratap termasuk lobi, koridor, dan tangga minimum 30% (tiga puluh persen) dari total luas bangunan.

2. Bangunan memenuhi ketentuan sebagai berikut:

a. Koefisien Lantai Bangunan maksimum, Koefisien Dasar Hijau minimum, dan ketinggian maksimum bangunan yang ditetapkan dalam peraturan daerah.

b. Jarak bebas bangunan yang ditetapkan dalam peraturan daerah, meliputi Garis Sempadan Bangunan dengan batas persil,

tepi sungai, tepi pantai, jalan kereta api, dan/atau saluran udara tegangan tinggi/ekstra tinggi.

3. Bangunan memenuhi persyaratan keselamatan sebagai berikut:

a. Memiliki konstruksi yang stabil dan kokoh, untuk daerah/zona tertentu, guna menahan gempa dan kekuatan alam lainnya.

b. Dilengkapi penangkal petir dan peralatan untuk mencegah dan menanggulangi bahaya tersambar petir.

c. Dilengkapi peringatan bahaya bagi pengguna, pintu keluar dengan lebar minimum 1,2m (satu koma dua meter)

untuk memudahkan evakuasi ke tempat berkumpul jika terjadi bencana kebakaran dan/atau bencana lainnya.

d. Akses evakuasi dapat dicapai dengan mudah dan dilengkapi penunjuk arah yang jelas.

Standar Sarpras SMK/MAK Sesuai Permendikbud Nomor 34 Tahun 2018

4. Bangunan memenuhi persyaratan kesehatan sebagai berikut:

a. Tersedia fasilitas untuk ventilasi udara dan pencahayaan yang memadai.

b. Tersedia saluran air hujan, dan sanitasi di dalam dan di luar bangunan meliputi saluran air bersih. tempat cuci tangan, saluran/instalasi air kotor dan/atau air limbah, dan tempat sampah.

Sumber air bersih dapat berasal dari sumur atau dari sumber air olahan lainnya, serta dapat menjangkau ke seluruh ruangan.

c. Bahan bangunan yang dipakai aman bagi kesehatan dan tidak menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan.

5. Bangunan memenuhi persyaratan kemudahan dan kenyamanan sebagai berikut:

a. Menyediakan fasilitas dan aksesibilitas horizontal dan vertikal antar ruang dalam bangunan gedung yang mudah. aman, dan nyaman, termasuk fasilitas bagi penyandang disabilitas.

Standar Sarpras SMK/MAK Sesuai Permendikbud Nomor 34 Tahun 2018 selengkapnya dapat anda unduh di sini.

Baca Juga:

1. Standar Kompetensi Lulusan SMK/MAK Sesuai Permendikbud Nomor 34 Tahun 2018

2. Standar Proses SMK/MAK Sesuai Permendikbud Nomor 34 Tahun 2018

3. Standar Isi SMK/MAK Sesuai Permendikbud Nomor 34 Tahun 2018

4. Standar Penilaian SMK/MAK Sesuai Permendikbud Nomor 34 Tahun 2018

5. Standar PTK SMK/MAK Sesuai Permendikbud Nomor 34 Tahun 2018

6. Standar Pengelolaan SMK/MAK Sesuai Permendikbud Nomor 34 Tahun 2018

7. Standar Pembiayaan SMK/MAK Sesuai Permendikbud Nomor 34 Tahun 2018

Demikianlah ulasan terkait Standar Sarpras SMK/MAK Sesuai Permendikbud Nomor 34 Tahun 2018, semoga bermanfaat.

Bagi Anda yang menginginkan artikel terbaru dari beritane.com. silahkan klik pada Notify me of new post by email yang ada di bawah artikel.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.